Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara di mana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
Sistem ekonomi adalah sarana yang digunakan pemerintah untuk mengatur dan mendistribusikan sumber daya, layanan, dan barang yang tersedia di seluruh wilayah geografis atau negara. Sistem ekonomi mengatur faktor-faktor produksi, termasuk modal, tenaga kerja, sumber daya fisik, dan pengusaha. Sistem ekonomi mencakup banyak lembaga, lembaga, entitas, pola, serta prosedur pengambilan keputusan.
Sistem ekonomi adalah sarana yang digunakan pemerintah untuk mengatur dan mendistribusikan sumber daya, layanan, dan barang yang tersedia di seluruh wilayah geografis atau negara. Sistem ekonomi mengatur faktor-faktor produksi, termasuk modal, tenaga kerja, sumber daya fisik, dan pengusaha. Sistem ekonomi mencakup banyak lembaga, lembaga, entitas, pola, serta prosedur pengambilan keputusan.
Ada
3 jenis system ekonomi di antaranya:
- Sistem Ekonomi Tradisional Pemecahan masalah dalam sistem ekonomi tradisional dilakukan sesuai dengan kebiasaan/tradisi. Adapun ciri-ciri sistem ekonomi tradisional adalah teknologi rendah, produktivitas rendah, setiap anggota masyarakat belum punya motivasi untuk mengembangkan harta yang dimiliki. Masyarakat juga sulit berubah karena ada kecenderungan penolakan.
- Sistem ekonomi Pasar/Liberal/Kapitalis Sistem ekonomi ini mengedepankan mekanisme pasar (jumlah permintaan dan penawaran) dalam menjawab permasalahan ekonomi yang mendasar. Sistem ekonomi ini disebut juga dengan sistem ekonomi liberal karena adanya kebebasan bagi masyarakat dalam berusaha. Sering juga disebut sistem ekonomi kapitalis karena peran kepemilikan modal sangat berpengaruh terhadap keberhasilan ekonomi. Siapa yang punya modal besar, maka semakin besar pula kemungkinan dia untuk bertahan di kegiatan perekonomian. Ciri khas dari sistem ekonomi ini adalah minimnya peran negara dalam mengatur perekonomian.
- Sistem ekonomi campuran Sistem ini merupakan campuran dari sistem ekonomi pasar dan komando. Akibatnya, peran pemerintah dan swasta sama besar. Adapun ciri khas dari sistem ekonomi campuran adalah pemerintah mempunyai kekuasaan penuh terhadap SDA, ada pembagian badan usaha milik negara dan milik swasta, pemerintah menyusun kebijakan strategis dalam pengelolaan ekonomi, perusahaan diberikan kebebasan, tetapi pemerintah mengawasi kegiatannya.
- Sistem Ekonomi Komando (Terpusat) Dalam sistem ekonomi komando, sebagian besar sistem ekonomi dikendalikan oleh kekuatan terpusat. Misalnya, di Uni Soviet sebagian besar keputusan dibuat oleh pemerintah pusat. Jenis ekonomi ini adalah inti dari filsafat komunis. karena pemerintah adalah ciri utama perekonomian, pemerintah sering terlibat dalam segala hal, mulai dari perencanaan hingga pendistribusian ulang sumber daya. Ekonomi perintah mampu menciptakan pasokan sumber dayanya yang sehat, dan memberi imbalan kepada orang-orangnya dengan harga yang terjangkau. Kemampuan ini juga berarti bahwa pemerintah biasanya memiliki semua industri penting seperti utilitas, penerbangan, dan kereta api.Dalam ekonomi komando, secara teori dimungkinkan bagi pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja yang cukup dan menyediakan barang dan jasa pada tingkat yang terjangkau. Namun, pada kenyataannya, sebagian besar ekonomi komando cenderung berfokus pada sumber daya yang paling berharga seperti minyak. China atau D.P.R.K. (Korea Utara) adalah contoh ekonomi komando.
Pentingnya system ekonomi untuk
negara
Ekonomi itu penting karena membantu orang memahami bagaimana berbagai
faktor bekerja dengan dan melawan satu sama lain untuk mengontrol bagaimana
sumber daya seperti tenaga kerja dan modal digunakan, dan bagaimana inflasi,
penawaran, permintaan, suku bunga, dan faktor-faktor lain menentukan berapa
banyak Anda membayar barang dan jasa. pada saat
menjalankan kegiatan ekonomi untuk melaksanakan tugas atau fungsi pasti ada
beberapa kendala yang tidak sesuai dengan perencanaan yang nantinya akan muncul
masalah-masalah dalam kegiatan ekonomi tersebut inilah yang perlu diatasi untuk
menyelesaikan masalah tersebut.Masyarakat dan pemerintah sebagai unsur-unsur
terpenting dalam suatu negara sekaligus sebagai pelaku-pelaku ekonomi yang
harus bekerja sama dalam mengatasi hal tersebut agar masalah yang dihadapi
dapat teratasi dan mempunyai solusi yang dapat mengatasi masalah kegiatan ekonomi
tersebut yang tidak merugikan pihak-pihak yang terlibat.Maka perlu adanya
solusi yang dapat mengatasi nya.Dari sinilah permasalahan tersebut lahirlah
yang namanya sistem ekonomi.Salah satu solusi yang dapat mengatasi masalah
tersebut misalnya; cara-cara sistem ekonomi ketika terjadi masalah pada
kegiatan ekonomi dalam kegiatan produksi, konsumsi dan distribusi yaitu
menentukan apa, berapa banyak, dan bagaimana produk-produk dan jasa-jasa yang
dibutuhkan akan dihasilkan karena terkadang masyarakat dan pemerintah mengalami
masalah pada kegiatan produksi.selain itu cara yang lain dengan mengalokasi
produk nasional bruto (PNB) untuk konsumsi rumah tangga, masyarakat dan
pemerintah.Dan sistem ekonomi bagi penyelenggaraan pemerintah suatu negara
sangat penting karena sistem ekonomi adalah perpaduan dari aturan-aturan atau
cara-cara yang menjadi suatu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam
perekonomian.Dan berbagai permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh semua negara
didunia, hanya dapat diselesaikan berdasarkan sistem ekonomi yang dianut oleh
masing - masing negara.
Sistem Politik dan
Sistem Ekonomi Bagaikan Dua Sisi Mata Uang
Ekonomi dan politik merupakan dua aspek atau sektor terpenting dalam sebuah
negara. Dua aspek ini tidak bisa dipisahkan karena memiliki hubungan yang
sangat erat, bila mereka berdiri sendiri niscaya akan terjadi sebuah masalah
yang besar di suatu negara tersebut. Ekonomi adalah ilmu yang mempelajarai
tentang tata keuangan suatu negara. Sedangkan politik merupakan ilmu yang
mempelajari seluk beluk tentang tata negara, baik yang berhubungan dengan
pembangunan ataupun keadilan. Semua negara tentunya memiliki tujuan untuk
mensejahterakan masyarakatnya dan menciptakan kondisi yang mendukung untuk
perkembangan dan kemajuan negaranya. Dalam hal ini pemerintah melakukan
beberapa trobosan seperti halnya membuat kebijakan-kebijakan serta suatu hukum
yang melindungi masyarakat lemah dan menciptakan sebuah keadilan, hal ini
dibahas dalam ilmu politik. Selain hal tersebut untuk kesejahteraan dan
kemakmuran butuh yang namanya pembangunan di berbagai aspek, seperti pembuatan
lapangan kerja, pelatihan kerja, melangkapi fasilitas umum dan lainnya yang
berhubungan dengan perwujudan pertumbuhan, stabilitas dan efisiensi dalam suatu
negara. Hal ini dibahas dalam ilmu ekonomi. Untuk itulah untuk mencapi suatu
tujuan negara perlu adanya hubungan atau keterkaitan antara ilmu ekonomi dan
ilmu politik. Kehadiran dan hubungan antara ilmu ekonomi dan politik terlihat
jelas sesuai dengan keadaan atau kondisi suata negara tersebut. Berdasarkan uraian itu terlihat bahwa kekuatan politik memengaruhi bagaimana sistem ekonomi di suatu negara bekerja. Misalnya, ekonomi liberal, terpimpin atau campuran. Jika ekonomi liberal, alokasi sumber daya akan ditentukan kekuatan pasar. Sebaliknya, pada sistem ekonomi terpimpin, alokasi sumber daya ditentukan pemerintah. Namun, pada kasus yang lain, justru kekuatan ekonomi bisa memengaruhi kekuatan politik di suatu negara. Sebagai contoh, perusahaan-perusahaan besar atau sekelompok orang yang memiliki kekuatan ekonomi dapat melakukan lobi-lobi politik sehingga dapat memengaruhi situasi politik, kelembagaan, dan hukum di negara itu. Lihatlah bagaimana Presiden Trump lebih mementingkan pertimbangan ekonomi dalam mempertahankan hubungannya dengan Kerajaan Arab Saudi dalam menangani kasus pembunuhan Khashoggi.
Saat runtuhnya masa orde baru di Indonesia, terjadilah krisi moneter yang menunjukkan bahwa politik sangat mempengaruhi keadaan ekonomi suatu negara. Selain itu ada juga kejadian yang ada terjadi di Mesir atau Libya, perekonomian saat itu menurun dan mendapat masalah yang besar, negara mengalami kerugian besar-besaran di saat kondisi politik negara itu kacau. Lebih lanjut, pemegang kekuasaan juga dapat menentukan di mana dan kapan barang dan jasa diproduksi, dan didistribusikan. Penentuan impor terhadap komoditas strategis juga ditentukan oleh pemegang kekuasaan.
Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem
https://corporatefinanceinstitute.com/resources/knowledge/economics/economic-system/
https://portal-ilmu.com/hubungan-sistem-ekonomi-dengan-ideologi/
https://bizfluent.com/about-6695532-definition-importance-economics.html
https://www.brookings.edu/opinions/political-institutions-economic-growth-and-democracy-the-substitute-effect/
http://mediaindonesia.com/read/detail/200558-politik-dan-ekonomi
Kelompok :
1. Syahrul Ramadhan
2. Muhammad Fallenio Ragil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar